Emersonrose4's website

Our website

07
Ma
Panduan Melakukan Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola
07.05.2018 09:39


Tatkala menonton pertentangan sepakbola dalam layar paras kita kerap disajikan aktivitas tebak skor yang dilakukan para pakar. Walau mempesona, saya gak percaya tumbuk skor ialah sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau setimpal untuk fun and games bolehlah, namun tentu tidak perlu dianggap serius karena tidak ada pokok logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Berbeda dengan menebas siapa menyunggi yang mau menang -- atau bahwa pertandingan dengan berakhir beserta seri. Memenggal seperti itu rutin saja dijalani, walau saat akhirnya globe itu luncai sehingga pemimpin pun kadang kala kali salah diprediksi. Apa sebab? Karena siap tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini abdi akan dukung beberapa trik membuat antisipasi yang masuk. Bukan berarti saya saja benar dalam memprediksi sebuah pertandingan. Tentu saja tidak, walau dengan lumayan berbangga (sediiiikit saja) saya memiliki rekor kebenaran perkiraan yang sedang tinggi: sama 3 atas 4 prediksi saya pantas kenyataan.

Dua bulan pra terjadi, hamba memprediksi hendak terjadi All German final di Perkongsian Champions. Dalam final, dikategorikan di depan beribu-ribu warga Surabaya yang menyesaki sebuah programa nonton membarengkan, saya meneka Bayern Munich akan meruntuhkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu penguasaan. Sebelum itu saya pula meyakini kalau Atletico Madrid akan merebut Copa Del Rey. Final, saya mengempik Belanda mau mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin abdi tekankan di sini adalah; antisipasi bisa benar bisa salah, tapi yang penting satu buah prediksi total harus punya dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu keberuntungan semata.

Dengan analisa yang betul maka sisi keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap pula tidak bisa diprediksi dengan 100%, bahkan prediksi hal skor konklusi. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi mumbul tajam.

Abdi ajak Anda untuk menyelidik beberapa prediksi terakhir beta guna menjabarkan beberapa kepercayaan penting yang saya tetap akan produktif bagi Engkau saat mencoba memprediksi perbandingan.

Di antara dugaan yang aku sebut pada atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar gawang Atletico]. Walau demikian terselip logika di belakang prediksi tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Prasarana masa mewartakan ketidakrukunan tokoh Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Atas media langka saya merekam kabar jika Ronaldo serta Mourinho pun tidak cocok (berita mengenai hal berikut baru merembes di Indonesia beberapa ruang lalu). Serupa pelatih hamba paham resmi arti keragaman tim dalam dan pada luar tempat dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang selagi on fire, yang memproduksi saya berani memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips bayangan 1: Pertimbangkan suasana di dalam tim, bahkan saat sebuah turnamen berlaku di mana pemain mesti terus bertepatan tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Tip bayangan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat festival cup, kemonceran striker begitu menentukan. Saat pertandingan liga kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta seluruh elemen menyunggi lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau daya keseluruhan menjulang juga harus dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kelebihan Belanda 3-0 atas Indonesia saya mengikuti hati nurani. Berdasar pada subjektif abdi membela Nusantara tentunya. Taruhan bola online Tapi, saat memakai kacamata bertato objektivitas, aku semua tetap setuju kalau Belanda tersendiri di untuk Indonesia. Lalu mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih mencolok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat sedangkan Indonesia hendak bermain melimpah gairah, jadi akan siap mereduksi perlawanan kualitas. Jadi, skor tipis atau luas bisa selalu diprediksi dengan sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips antisipasi 3: Hindari membela 1 buah tim ketika membuat bayangan. Kita mahir selalu berhajat tim kesayangan kita unggul, tapi saat membuat bayangan tentu logika harus diutamakan di bagi fanatisme berkesinambungan.

Saya tersenyum saat menduga di satu media perihal tentang persamaan-persamaan final Perhubungan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi spesialis terakhir kolam. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi penguasaan Dortmund menurut fakta-fakta itu. Mereka terbalik bahwa fakta-fakta tersebut memukau dan kadang benar adanya, namun bukan memiliki kolerasi apapun secara pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fenomena dengan kelurusan hati yang lain merupakan salah satu kaca dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan gesit menjadi landasan membuat satu prediksi sayembara.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan renggangan Dortmund vs Bayern pun dimunculkan hingga bertahun-tahun ke belakang. Karena sejarah statistik Dortmund memang raya saat menggulung Bayern, besar yang lantas menilai BVB akan siap mengalahkan Bayern di final Eropa. Sesuatu ini menyimpangan. Mengapa? Sebab statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik prolog musim pun tidak siap dengan begitu saja menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim semenjak pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips antisipasi 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Dikau pada statistik pertandingan renggangan kedua menjulang yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini selalu.

Karena bayangan saya terkadang saya tampilkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak mohon saya menjangka berbagai pertandingan lainnya. Kebanyakan saya abaikan atau beta tolak beserta alasan luka paham hal kekuatan ke-2 tim. Dalil saya berikut senafas beserta tips prediksi berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi data dan saran yang baik mengenai menjulang atau perkongsian tersebut. Lamun bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menciptakan prediksi tentang MU vs Chelsea. Kalian mustahil sebagai pakar mengenai semua perkongsian yang ada. Akui aja.

Tips antisipasi 7: Aku juga gak seharusnya meneka setiap perbandingan. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua kru menurut Kamu 50-50. Lamun sudah demi tahan diri, hindari mendesak diri membuat prediksi. Secara demikian prosentase kejituan dugaan anda bakal meningkat.

Tetap banyak usulan lainnya yang bisa serta patut digunakan dalam menghasilkan sebuah antisipasi yang berkelas. Karena keterbatasan tempat hamba berhenti datang di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh realitas prediksi tersebut. Sebuah prediksi yang berkelas, baik benar maupun cela, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!