Emersonrose4's website

Our website

07
Ma
Belajar Menganalisa Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola
07.05.2018 00:58


Saat menonton pertentangan sepakbola di layar kristal kita kerap disajikan aksi tebak skor yang dikerjakan para juru. Walau menarik, saya bukan percaya tumbuk skor ialah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau setimpal untuk fun and games bolehlah, tetapi tentu gak perlu dianggap serius sebab tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Bertentangan dengan memenggal siapa menyunggi yang dengan menang -- atau jika pertandingan akan berakhir dengan seri. Mereka seperti itu lumrah saja dijalani, walau pada akhirnya bola itu tambun sehingga pemimpin pun terkadang kali cela diprediksi. Mengapa? Karena terdapat tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini saya akan sebarkan beberapa trik membuat dugaan yang jitu. Bukan menandakan saya selalu benar di dalam memprediksi satu buah pertandingan. Pasti lah tidak, meski pun dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) saya memiliki rekor kebenaran bayangan yang sempurna tinggi: rata-rata 3 daripada 4 antisipasi saya setara kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, abdi memprediksi mau terjadi All German final di Permufakatan Champions. Pada final, termasuk di depan ribuan warga Surabaya yang tumpah sebuah kegiatan nonton menyerentakkan, saya meneroka Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kelebihan. Sebelum ini saya pula meyakini jika Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Ujung, saya mengira Belanda hendak mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin beta tekankan di sini adalah; dugaan bisa sahih bisa lengah, tapi yang penting satu buah prediksi total harus memiliki dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, 1 buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sahih maka sisi keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap aja tidak bisa diprediksi berdasar pada 100%, bahkan prediksi mengenai skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi merabung tajam.

Saya ajak Anda untuk menyelidiki beberapa dugaan terakhir abdi guna menerangkan beberapa sendi penting yang saya yakin akan bernilai bagi Engkau saat mengira memprediksi pertandingan.

Di antara prediksi yang aku sebut pada atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar gawang Atletico]. Walau demikian terselip logika di belakang antisipasi tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh kian berkualitas. Perangkat masa menyatakan ketidakrukunan tokoh Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Dari media heran saya merekam kabar bahwa Ronaldo dan Mourinho pun tidak sesuai (berita menyerempet hal tersebut baru tampak di Nusantara beberapa tenggat lalu). Sebagai pelatih beta paham sah arti kesejahteraan tim di dalam dan di luar tempat dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini disematkan faktor Falcao yang sedang on fire, yang memproduksi saya berani memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips perkiraan 1: Pertimbangkan suasana pada tim, terutama saat sebuah turnamen berlanjur di mana pemain mesti terus bertepatan tanpa sanggup menghindari rekan-rekannya.

Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat festival cup, kemonceran striker begitu menentukan. Saat pertandingan permufakatan kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta seluruh elemen kru lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau daya keseluruhan menyunggi juga mesti dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi kemenangan Belanda 3-0 atas Nusantara saya menjaga hati nurani. Secara subjektif abdi membela Nusantara tentunya. Tapi, saat mengenakan kacamata berpanggilan objektivitas, aku semua pasti setuju bahwa Belanda rumpang di kepada Indonesia. Dan lalu mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia mau bermain maksimum gairah, dengan demikian akan bisa mereduksi perbedaan kualitas. Maka, skor sedikit atau buntal bisa selalu diprediksi secara sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips perkiraan 3: Hindari membela sebuah tim ketika membuat bayangan. Kita larat selalu berjanji tim tali jiwa kita menang, tapi saat membuat dugaan tentu logika harus diutamakan di bagi fanatisme menawan hati.

Saya tersenyum saat menafsirkan di satu buah media perihal tentang persamaan-persamaan final Persatuan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi sarjana terakhir kesempatan. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kontrol Dortmund bertolak pada fakta-fakta tersebut. Mereka tenggelam bahwa fakta-fakta tersebut merampok dan kadang benar memilikinya, namun gak memiliki kolerasi apapun secara pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fakta dengan fakta yang lain merupakan salah satu kaca dari sekian banyak ulah fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan gesit menjadi limbung membuat sebuah prediksi pertandingan.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan renggangan Dortmund vs Bayern pula dimunculkan terlintas bertahun-tahun ke belakang. Karena cerita statistik Dortmund memang impresif saat menentang Bayern, banyak yang kemudian menilai BVB akan bisa mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini menyesatkan. Mengapa? Karena statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik awal musim pun tidak sanggup dengan sama sekali menjadi tolok ukur. Perkembangan ke-2 tim semenjak pertemuan terakhir perlu dipertimbangkan.

Tips perkiraan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Anda pada statistik pertandingan rumpang kedua kru yang paling dekat beserta saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim secara keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini saja.

Karena dugaan saya terkadang saya tampilkan di twitter (@coachtimo), besar pihak mohon saya memprediksi berbagai festival lainnya. Lazimnya saya abaikan atau hamba tolak dengan alasan sedikit paham mengenai kekuatan kedua tim. Kausa saya ini senafas dengan tips bayangan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat bayangan tanpa dilatar belakangi data dan pengetahuan yang bagus mengenai tim atau persatuan tersebut. Kalau bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menghasilkan prediksi tentang MU vs Chelsea. Aku mustahil menjadi pakar tentang semua perhubungan yang siap. Akui selalu.

Tips perkiraan 7: Aku juga gak seharusnya meneroka setiap festival. Ada waktunya pertandingan amat sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua kru menurut Engkau 50-50. Kalau sudah amat tahan pribadi, hindari mendesak diri menghasilkan prediksi. Secara demikian prosentase kejituan dugaan anda mau meningkat.

Tetap banyak usulan lainnya yang bisa serta patut digunakan dalam memproduksi sebuah antisipasi yang berkelas. http://888bola.net/ Karena keterbatasan tempat saya berhenti cukup di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh petunjuk prediksi ini. Sebuah dugaan yang berkualitas, baik benar maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!